Wednesday, July 7, 2010

A Phrase from Angel

Memang agak aneh, tapi perkenalkan sajalah, saya Raqib, malaikat pencatat amal baik yang saat ini sedang bingung karena catatan kebaikan yang saya miliki makin sedikit dibandingkan kemarin. Cuma dua baris goresan amal. Ini jelas kurang menggembirakan, karena tadi saya baru saja melihat Atid, malaikat pencatat amal buruk, lagi sibuk mencari buku catatan baru. Penyebabnya tentu saja, buku catatan yang lama sudah tidak cukup untuk memuat catatan buruk berikutnya dari Fauzi, si manusia rambut superacak ini.

Saya sendiri, walaupun tidak punya hak, kadang-kadang mencoba mengingatkan Fauzi agar selalu berbuat baik dan berbuat yang semestinya. Tentu hasilnya nihil, toh kami diciptakan bukan untuk mengingatkan manusia yang (kebanyakan) tuli secara batiniah. Kapasitas kami hanya sebagai pencatat amal manusia, mengkalkulasikannya, kemudian membuat semacam laporan pertanggungjawaban. Ada presentasinya juga, tapi masih lama. Itu nanti setelah hari kiamat. Yang pasti bukan tahun 2012. Ide gila dari mana yang bilang tahun 2012 itu kiamat? Kasian donk si Fauzi, tahun segitu dia belon kawin. Lagipula, jika sampai hari itu tiba, sedangkan si Fauzi hanya punya sedikit catatan baik bisa gawat, dia tidak akan bertemu surga dan mewujudkan banyak khayalan “aneh” masa kecilnya disana. Untuk hari ini saja, catatan baiknya cuma dua hal sepele seperti ini:

-Shalat subuh.

-Nonton bola Spanyol vs Jerman tanpa taruhan (untung saja, karena si Fauzi itu fans beratnya Jerman yang tadi malam kalah dramatis T.T, bisa rugi kalo taruhan terus "megang" Jerman)

Bandingkan dengan catatan amal buruk Fauzi hasil kerja Atid.

-Setelah shalat subuh, bangun pukul 06.30, padahal ada janji lari pagi jam 06.00. Ada sekitar 12 panggilan tak terjawab di Hp, dan ada satu pesan marah-marah. Dijawab santai, “besok aja ya bro.” kemudian tidur lagi.
(Mengecewakan orang lain)

-Ada kabar kalo Liburan ditunda jadi besok pagi, marah-marah dengan melempar buku-buku ke dinding. Ketika ditanya “Apa itu zi?” dijawab dengan “Tikus!”
(Berbohong)

-Melihat stok teh habis dan dengan sendirinya misuh-misuh sambil ngasi penjelasan ke orang tua kalo minum teh di pagi hari itu bagus buat kesehatan. Mendengar penjelasan yang dibilang dapat dari jurnal terpercaya, orang tua pun nyerah dan nyuruh dia buat beli teh. Karena tokonya jauh, dia jadi males dan bilang “besok aja deh, besok aja deh jadi lebih sehatnya.”.
(Malas)

-Buka blog orang secara random via technorati dan mengirim spam (komentar ga nyambung) yang isinya, mau lihat video panas Ariel yang lain, buka janjibesar.blogspot.com. Semata-mata agar unique visitor dan hits bertambah.
(Promosi ga benar)

-Nelpon temen ngajak maen badminton, terus temen bilang lagi jalan ma pacar. Dijawab sebel “Kawin aja kalian.”
(Ga bisa mengendalikan kata-kata)

-Merayu adik yang baru lulus masuk SMA unggulan agar minta dibeliin HP baru, harus merk Sony ericsson, supaya earphone dan kabel usb nya kelak bisa dipinjem.
(Bersikap licik)

-Baru sadar kalo di remove oleh seseorang di fesbuk. Marah-marah ga jelas. Dan melampiaskan kekesalan dengan menulis lebih dari dua halaman yang isinya tentang kekesalan terhadap orang yang bersangkutan, pengen segera di publish, tetapi karena pas dibaca ulang kesannya kurang dramatis, jadinya di pending dulu. Mesti ditambahi efek-efek mengenaskan dan menusuk. Penelusuran literatur dan korespondensi rasanya dia perlukan untuk membuktikan bahwa “kegiatan” me-REMOVE teman yang GA merasa salah apa-apa itu tidak dibenarkan dalam pergaulan.
(menyikapi sesuatu secara berlebihan)

See, daftar ke badungan yang lumayan panjang untuk pagi ini saja (rentang pukul 3 pagi sampai pukul sebelas siang). Dan walaupun masih merupakan kebandelan yang kecil tetapi tetap saja “bandel” itu berbahaya. Bandel dan iseng yang kecil itu ibarat bola salju yang makin menggelinding makin besar. Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika kegiatan badung seperti itu diganti dengan kegiatan yang lebih produktif, membaca buku-buku bagus, belajar desain, ngulik computer, atau yang lain yang bermanfaat. Toh liburan bukan berarti tidur berlebihan seperti beruang.

Sekarang kan lagi awal bulan Juli, gampang saja kalau mau berubah dan menambah pekerjaan saya mencatat yang baik-baik (saya suka kerja, tentu saja), tinggal lakukan hal yang berlawanan dengan daftar Atid, dan everything will be better!

Toh saya juga menulis di space ini bukan hanya sekedar nampang doang. Anggap saja ini sebagai sebuah reminder, yang jika suatu saat dibaca oleh si empunya Blog, dia akan sadar dan mulai berpikir, “ga boleh begini terus!”