Friday, August 27, 2010

Reboot~Nostalgia

Gue mungkin akan jarang update dalam minggu-minggu ke depan. Yah, gue udah mulai masuk ke blok belajar baru, blok 10 : sistem stomatognasi. Blok dengan jadwal yang padat dan libur yang sedikit T.T. Ditambah lagi, mata kuliah radiologi dental juga mengharuskan mahasiswanya untuk mencari pasien sendiri. Wah, berasa ko-ass lebih awal.
Sekarang lagi buntu ide. Tapi tadi malam gue sempat membongkar lemari, niatnya sih buat bersih-bersih, eh gue malah nemu buku catatan gue yang isinya cerpen ‘abstrak’ dan ‘sesuka hati’. Cerpen yang dibuat tanpa logika, tapi (sedikit) imajinasi. Cerpen yang gue buat di tahun 2006.  Dan cerpen yang menyadarkan gue bahwa pemikiran sederhana yang gue banggakan dulu, kini telah berubah menjadi pemikiran labirin yang rumit.

Untuk nostalgia saja, kebetulan nama tokoh dan subjeknya adalah “Everything that I hype so” di tahun 2006.

*Untitled

Pertengahan tahun 2006, saat itu Dio dan Ken sedang sibuk merancang model penelitian virus di bangku paling belakang kelas, ketika Ibu Nadya masuk bersama seorang anak perempuan bertubuh mungil. Ruangan yang gaduh seketika sunyi senyap. Tidak heran, sumber dari segala hiruk pikuk kelas, Eron , sedang tertegun melihat kedatangan siswi baru itu
.
Ibu Nadya langsung duduk di kursinya, memandang sekeliling kelas kemudian memperkenalkan murid baru itu. Namanya, Franda, pindahan dari Surabaya. Matanya yang bening bercahaya, membuat sebagian besar siswa cowok hanya terpaku seraya mendengarkan suaranya yang nyaring.

“Hei Ken, kamu lihat dia?” seru Dio.

Ken masih sibuk mencorat-coret kertas gambarnya dengan skema-skema unik. Itu adalah skema daur hidup virus”.

“Hei, , hentikan dulu sebentar, dan lihatlah di depan sana.” Kata Dio sambil menepuk pundak Ken. Matanya penuh dengan kekaguman tingkat tinggi kepada Franda. “Seandainya mesin waktu itu benar ada seperti khayalan kita, aku pasti segera pergi ke masa depan untuk melihat apakah di masa depan aku akan menjadi suaminya.”

Dio tertawa tertahan. Menertawakan leluconnya sendiri. Ken mengerutkan kening. Ken adalah anak laki-laki serius. Tipikal anak yang lahir dari keluarga ilmuwan. Ibunya adalah seorang ilmuwan mikrobiologi , sedangkan ayahnya adalah seorang peneliti virus. Latar belakang keluarga tersebut membuatnya hanya tertarik dengan ilmu pengetahuan alam, buku-buku biologi, dan ide-ide tak masuk akal Dio.

Disebelah Ken, seorang anak laki-laki dengan rambut tak beraturan dan memiliki rekor ditolak cewek paling banyak diantara teman-teman sekelas. Berencana mengakhiri kejombloannya, dengan bantuan Ken, merancang suatu virus yang akan memanipulasi perasaan manusia.

*Dio adalah nama karakter dalam game jojo;s bizarre adventure, ken dalan street fighter, franda nama salah satu finalist VJ MTV tahun 2006, Nadya adalah nama depan bintang film ‘JOMBLO’, dan virus adalah salah satu pokok bahasan dalam buku biologi kelas X (tahun 2006).