Friday, January 7, 2011

Busy or Dead

Delapan hari pertama di tahun ini dan begitu banyak hal yang terjadi. Lupakan tidur-tiduran sepanjang hari seperti judul lagunya Jazon mraz, Sleep All Day itu, atau enyahkan segera perasaan “tidak ingin melakukan apa-apa” seperti yang diceritakan oleh lagu “The lazy song” nya Bruno Mars. Sekarang saatnya menyibukan diri. Dalam film Shawsank Redemption, Andy Dufresene mengatakan, Sibukan dirimu, atau sibuklah untuk mati. What a wonderful quote.
Berikut kesibukan gue di awal tahun ini:

1.Download “banyak” komik.

Akhir tahun lalu gue sempat mendownload dua komik/manga (Detroit metal City dan Battle Royale) full chapter dalam waktu kurang dari dua jam. Hal itu mendorong gue untuk melakukan hal yang sama di tahun ini. Beberapa komik yang udah gue download antara lain Midori no Hibi full chapter (Yang ini buat koleksi, gue sendiri udah baca versi komik cetaknya sampe tamat), Great Teacher Onizuka (ini keren :>), GANTZ, Shaman King, Touch, Prince of Tennis, Elfen lied, Claymore, Monster, Shanao Yositsune, Air Gear dan beberapa chapter awal komik-komik yang kurang terkenal seperti 13th boy. Bayangkan berapa uang yang gue save dari komik gratis ini. Dimana sekarang harga komik rata-rata 15 ribu. 
Ketika Yakuza bercita-cita menjadi Guru.
 
2.Mengorganisasikan barang-barang.

Mungkin kegiatan ini gue lakukan karena ingat dengan seseorang yang menginginkan gue untuk jadi (sedikit) lebih rapi dan teratur. Dan setelah gue pikir-pikir memang ga ada ruginya juga jmenjadi orang seperti itu. Maka gue pun memulai niat itu dengan hal sederhana dulu. Mengorganisasikan barang-barang. Dimulai dari menyimpan dan menyusun buku-buku berdasarkan kategorinya. Dengan ini, ga akan ada lagi kejadian komik bercampur dengan buku-buku kuliah, atau Jurnal praktikum yang nyelip ditumpukan majalah. Kali ini semuanya akan tertata rapi. Gue juga menyediakan laci khusus untuk menyimpan segala sesuatu yang mempunyai kabel (yang sering bikin ribet). Lemari gue ga akan penuh oleh segala macam kabel-kabel yang bertumpuk dan susah dipisahkan. Segala macam Headset, Charger, USB, dan Joystick kini tertata dan tergulung rapi. Hidup jadi semakin efisien.

3.Nonton dan “Unduh” Video.

Ya, setelah menggunakan layanan Youtube selama 4 tahun, baru di tahun ini gue merasa perlu untuk membuat akun. Gue lakukan ini untuk mendapatkan akses ke video-video yang diberi Flag. Itu kabar pertama. Yang kedua, dengan selesainya mengunduh Video “The only exception” Paramore kemaren, maka koleksi Video Paramore gue pun jadi lengkap sekarang (sebelumnya gue udah download Misery business, Brick by boring brick, Careful, Pressure, Crush crush crush, Ignorance, Playing God, Decode, dan Emergency). Sebagai pengecualian adalah Video “That’s what you get” yang memang sengaja ga gue download karena resolusinya kurang oke. Kabar ketiga, masih seputar paramore, gue akhirnya nemu juga Video live akustik mereka yang So Damn Cool. Dengan resolusi bagus pula. Dan di video live acoustic (nyanyiin lagu Decode) suaranya Hayley serak-serak gimana gitu.Seksi banget. Terlebih lagi ada efek-efek angin yang buat rambut Hayley tergerai. Oh God, Awesome.

 
Ini daftar video-video yang gue download kemaren:

-Paramore (The Only Exception, Decode Acoustic)
-David Archuleta (Something bout love)
-Bruno Mars (Just the way you are)
-Stacie Orrico (I Promise)
-Vanessa Carlton (A thousand miles)
-Aqua timez (Gravity zero, Shiori)
-Flow (Tabidachi graphiti)
-UVERworld (Shamrock)
-Demi Lovato (Here wo again)
-Taylor Swift (White Horse, Mine)
-My Chemical Romance (Famous last world)
-Filth in beauty (The Gazzete)
-Namida no mukou (Stereopony)

4.Folder Organized

Merapikan folder-folder Laptop sengaja gue lakukan untuk mendukung efisiensi penggunaan. Tidak berlebihan mengingat gue menggunakan barang ini hampir setiap hari. Selain folder, gue juga mengatur partisi, dengan Partisi D gue gunakan untuk menyimpan semua koleksi gue (dari mulai komik, game, software, lagu, video, ebook, arsip, template, font, theme, gambar, dan bahan-bahan kuliah lama) sedangkan untuk file-file tugas kuliah, atau hasil pekerjaan (seperti tugas-tugas makalah, cerpen-cerpen, materi-materi pelajaran, hasil konversi video, dan entri-entri blog) gue simpan di My Document. Partisi C jelas untuk program-program yang udah diinstal. Gue udah cukup terbiasa menyusun folder-folder yang berserakan karena tahun lalu juga gue pernah mengatur koleksi ribuan lagu gue (lebih dari 4000an) dengan rapi. Gue mengatur Folder Musik menjadi 8 subfolder, Barat, Indo, Jepang, Korea, Mandarin, Hindi, Naite Playlist (untuk playlist handphone), dan Recently added sebagai folder tempat meletakan lagu-lagu baru yang belum di rapikan). Dan dalam masing-masing subfolder tersebut juga berisi lagu-lagu yang juga sudah dirapikan ke dalam folder-folder berdasarkan nama artis/band.
Kali ini giliran folder ebook, video, arsip, dan gambar. Untuk ebook, gue membagi subfoldernya berdasarkan kategori genre buku seperti Novel, Komputer dan Internet, Humor, Pengembangan Diri, Cerpen, Teknik Photoshop, Buku asing dan majalah. Untuk video, dibagi ke dalam 4 subfolder besar yaitu Music video, Movie video, Anime Video, dan Highlight video. Untuk gambar malah lebih detail lagi. Dibagi dalam 7 subfolder besar seperti Wallpaper (Yang berisi folder yang udah dikategorikan menjadi Sport, Anime, Game, Actress, Cartoon, Abstract, Nature, Music, Movie, dan Other), My World (Me, Family, My Dayline dengan folder-folder waktu yang disusun berdasarkan bulan, gue menyimpan hasil jepretan kamera disini), Friend (SMA, Kuliah), My Design, Plugin Photoshop (Frame, Ballon, Caption, etc), Icon, Other, dan Theme (yang isinya koleksi theme buat sony ericsson seri K dan GreenHeart).
Gue akui, mengatur ini semua tidak gampang, sama halnya dengan mengatur kehidupan (laugh :p)

5.Berburu Wallpaper

Dari kecil, gue memiliki ketertarikan yang besar dengan seni visual. Mungkin hal inilah yang mendasari hobi baru gue, berburu wallpaper. Rasanya menyenangkan melihat gambar-gambar yang bagus, dan untungnya, walaupun sedikit, hal itu bisa membuat mood gue menjadi lebih baik.
Untuk berburu wallpaper, biasanya gue menggunakan jasa Google Image. Hanya dengan mengutak-atik keyword, gue bisa mendapatkan banyak wallpaper bagus dan unik tanpa harus repot-repot mengunjungi situs-situs penyedia wallpaper yang biasanya berat untuk dibuka. Hanya saja, untuk wallpaper dengan subjek yang jelas, seperti ketika gue mengetikan “Wallpaper Hayley William” atau “Wallpaper Robin van Persie”, hasil yang keluar amat mengecewakan. Dari jutaan hasil pencarian, biasanya hanya ada sekitar 8-10 yang benar-benar mempunyai resolusi wallpaper, dan dari 8-10 wallpaper yang ada itu pun tidak semuanya bagus. Sisanya, hanya gambar beresolusi kecil. Gue biasanya kembali menggunakan Google web search untuk mengatasi masalah ini (cara terakhir). Dan hasilnya selalu memuaskan. Paling tidak, walaupun diarahkan ke situs penyedia wallpaper yang notabene loading page nya berat, gue cukup mendapatkan apa yang gue cari. Ratusan wallpaper Hayley Williams. Rockin Cool dude. Gue sempat menggabungkan beberapa favorit gue di photoshop dengan teknik flatten frame yang gue pelajari di ilmugrafis.com Ini hasilnya.

Nah, itulah kesibukan-kesibukan gue diawal tahun. Tetap ada perbedaan makna antara sibuk membuang waktu dengan sibuk menghabiskan waktu. Dan gue sangat yakin, gue berjalan di opsi yang kedua. How about you?