Showing posts with label Hayley Williams. Show all posts
Showing posts with label Hayley Williams. Show all posts

Monday, January 31, 2011

My February Hero/-ine Nomination

Man...akhirnya February datang juga, dan gue pagi ini datang tepat waktu...:). Bulan baru, saatnya juga untuk mencari Figur-figur berpengaruh untuk diletakan gambarnya di sidebar blog. Berikut tiga figur yang sampai saat ini selalu melekat dalam kepala gue. Ada Hayley Williams (tahu kenapa kan?), Ellen Page yang bermain bagus dalam Film Inception, dan Sophie Wu yang Oriental sekali dalam film Kick Ass

Hayley WIlliams in Paramore
Ellen Page in Inception
Sophie Wu in Kick-Ass


Friday, January 7, 2011

Busy or Dead

Delapan hari pertama di tahun ini dan begitu banyak hal yang terjadi. Lupakan tidur-tiduran sepanjang hari seperti judul lagunya Jazon mraz, Sleep All Day itu, atau enyahkan segera perasaan “tidak ingin melakukan apa-apa” seperti yang diceritakan oleh lagu “The lazy song” nya Bruno Mars. Sekarang saatnya menyibukan diri. Dalam film Shawsank Redemption, Andy Dufresene mengatakan, Sibukan dirimu, atau sibuklah untuk mati. What a wonderful quote.
Berikut kesibukan gue di awal tahun ini:

1.Download “banyak” komik.

Akhir tahun lalu gue sempat mendownload dua komik/manga (Detroit metal City dan Battle Royale) full chapter dalam waktu kurang dari dua jam. Hal itu mendorong gue untuk melakukan hal yang sama di tahun ini. Beberapa komik yang udah gue download antara lain Midori no Hibi full chapter (Yang ini buat koleksi, gue sendiri udah baca versi komik cetaknya sampe tamat), Great Teacher Onizuka (ini keren :>), GANTZ, Shaman King, Touch, Prince of Tennis, Elfen lied, Claymore, Monster, Shanao Yositsune, Air Gear dan beberapa chapter awal komik-komik yang kurang terkenal seperti 13th boy. Bayangkan berapa uang yang gue save dari komik gratis ini. Dimana sekarang harga komik rata-rata 15 ribu. 
Ketika Yakuza bercita-cita menjadi Guru.
 
2.Mengorganisasikan barang-barang.

Mungkin kegiatan ini gue lakukan karena ingat dengan seseorang yang menginginkan gue untuk jadi (sedikit) lebih rapi dan teratur. Dan setelah gue pikir-pikir memang ga ada ruginya juga jmenjadi orang seperti itu. Maka gue pun memulai niat itu dengan hal sederhana dulu. Mengorganisasikan barang-barang. Dimulai dari menyimpan dan menyusun buku-buku berdasarkan kategorinya. Dengan ini, ga akan ada lagi kejadian komik bercampur dengan buku-buku kuliah, atau Jurnal praktikum yang nyelip ditumpukan majalah. Kali ini semuanya akan tertata rapi. Gue juga menyediakan laci khusus untuk menyimpan segala sesuatu yang mempunyai kabel (yang sering bikin ribet). Lemari gue ga akan penuh oleh segala macam kabel-kabel yang bertumpuk dan susah dipisahkan. Segala macam Headset, Charger, USB, dan Joystick kini tertata dan tergulung rapi. Hidup jadi semakin efisien.

3.Nonton dan “Unduh” Video.

Ya, setelah menggunakan layanan Youtube selama 4 tahun, baru di tahun ini gue merasa perlu untuk membuat akun. Gue lakukan ini untuk mendapatkan akses ke video-video yang diberi Flag. Itu kabar pertama. Yang kedua, dengan selesainya mengunduh Video “The only exception” Paramore kemaren, maka koleksi Video Paramore gue pun jadi lengkap sekarang (sebelumnya gue udah download Misery business, Brick by boring brick, Careful, Pressure, Crush crush crush, Ignorance, Playing God, Decode, dan Emergency). Sebagai pengecualian adalah Video “That’s what you get” yang memang sengaja ga gue download karena resolusinya kurang oke. Kabar ketiga, masih seputar paramore, gue akhirnya nemu juga Video live akustik mereka yang So Damn Cool. Dengan resolusi bagus pula. Dan di video live acoustic (nyanyiin lagu Decode) suaranya Hayley serak-serak gimana gitu.Seksi banget. Terlebih lagi ada efek-efek angin yang buat rambut Hayley tergerai. Oh God, Awesome.

 
Ini daftar video-video yang gue download kemaren:

-Paramore (The Only Exception, Decode Acoustic)
-David Archuleta (Something bout love)
-Bruno Mars (Just the way you are)
-Stacie Orrico (I Promise)
-Vanessa Carlton (A thousand miles)
-Aqua timez (Gravity zero, Shiori)
-Flow (Tabidachi graphiti)
-UVERworld (Shamrock)
-Demi Lovato (Here wo again)
-Taylor Swift (White Horse, Mine)
-My Chemical Romance (Famous last world)
-Filth in beauty (The Gazzete)
-Namida no mukou (Stereopony)

4.Folder Organized

Merapikan folder-folder Laptop sengaja gue lakukan untuk mendukung efisiensi penggunaan. Tidak berlebihan mengingat gue menggunakan barang ini hampir setiap hari. Selain folder, gue juga mengatur partisi, dengan Partisi D gue gunakan untuk menyimpan semua koleksi gue (dari mulai komik, game, software, lagu, video, ebook, arsip, template, font, theme, gambar, dan bahan-bahan kuliah lama) sedangkan untuk file-file tugas kuliah, atau hasil pekerjaan (seperti tugas-tugas makalah, cerpen-cerpen, materi-materi pelajaran, hasil konversi video, dan entri-entri blog) gue simpan di My Document. Partisi C jelas untuk program-program yang udah diinstal. Gue udah cukup terbiasa menyusun folder-folder yang berserakan karena tahun lalu juga gue pernah mengatur koleksi ribuan lagu gue (lebih dari 4000an) dengan rapi. Gue mengatur Folder Musik menjadi 8 subfolder, Barat, Indo, Jepang, Korea, Mandarin, Hindi, Naite Playlist (untuk playlist handphone), dan Recently added sebagai folder tempat meletakan lagu-lagu baru yang belum di rapikan). Dan dalam masing-masing subfolder tersebut juga berisi lagu-lagu yang juga sudah dirapikan ke dalam folder-folder berdasarkan nama artis/band.
Kali ini giliran folder ebook, video, arsip, dan gambar. Untuk ebook, gue membagi subfoldernya berdasarkan kategori genre buku seperti Novel, Komputer dan Internet, Humor, Pengembangan Diri, Cerpen, Teknik Photoshop, Buku asing dan majalah. Untuk video, dibagi ke dalam 4 subfolder besar yaitu Music video, Movie video, Anime Video, dan Highlight video. Untuk gambar malah lebih detail lagi. Dibagi dalam 7 subfolder besar seperti Wallpaper (Yang berisi folder yang udah dikategorikan menjadi Sport, Anime, Game, Actress, Cartoon, Abstract, Nature, Music, Movie, dan Other), My World (Me, Family, My Dayline dengan folder-folder waktu yang disusun berdasarkan bulan, gue menyimpan hasil jepretan kamera disini), Friend (SMA, Kuliah), My Design, Plugin Photoshop (Frame, Ballon, Caption, etc), Icon, Other, dan Theme (yang isinya koleksi theme buat sony ericsson seri K dan GreenHeart).
Gue akui, mengatur ini semua tidak gampang, sama halnya dengan mengatur kehidupan (laugh :p)

5.Berburu Wallpaper

Dari kecil, gue memiliki ketertarikan yang besar dengan seni visual. Mungkin hal inilah yang mendasari hobi baru gue, berburu wallpaper. Rasanya menyenangkan melihat gambar-gambar yang bagus, dan untungnya, walaupun sedikit, hal itu bisa membuat mood gue menjadi lebih baik.
Untuk berburu wallpaper, biasanya gue menggunakan jasa Google Image. Hanya dengan mengutak-atik keyword, gue bisa mendapatkan banyak wallpaper bagus dan unik tanpa harus repot-repot mengunjungi situs-situs penyedia wallpaper yang biasanya berat untuk dibuka. Hanya saja, untuk wallpaper dengan subjek yang jelas, seperti ketika gue mengetikan “Wallpaper Hayley William” atau “Wallpaper Robin van Persie”, hasil yang keluar amat mengecewakan. Dari jutaan hasil pencarian, biasanya hanya ada sekitar 8-10 yang benar-benar mempunyai resolusi wallpaper, dan dari 8-10 wallpaper yang ada itu pun tidak semuanya bagus. Sisanya, hanya gambar beresolusi kecil. Gue biasanya kembali menggunakan Google web search untuk mengatasi masalah ini (cara terakhir). Dan hasilnya selalu memuaskan. Paling tidak, walaupun diarahkan ke situs penyedia wallpaper yang notabene loading page nya berat, gue cukup mendapatkan apa yang gue cari. Ratusan wallpaper Hayley Williams. Rockin Cool dude. Gue sempat menggabungkan beberapa favorit gue di photoshop dengan teknik flatten frame yang gue pelajari di ilmugrafis.com Ini hasilnya.

Nah, itulah kesibukan-kesibukan gue diawal tahun. Tetap ada perbedaan makna antara sibuk membuang waktu dengan sibuk menghabiskan waktu. Dan gue sangat yakin, gue berjalan di opsi yang kedua. How about you?


Top Ten Paramore Songs

Yahoo answers. Ya, melalui situs itulah gue pertama kali tahu bahwa ada band bernama Paramore. Yahoo answers adalah sebuah situs untuk bertanya dan menjawab pertanyaan dari sesama user, dimana setiap kali kita menjawab mendapat 2 poin (Jika dipilih menjadi jawaban terbaik oleh penanya, kita mendapat 10 poin), dan setiap kali bertanya kita menghabiskan 5 poin. Saat itu gue menggunakan Yahoo answers untuk bertanya mengenai soundtrack film yang bagus, Bbberapa user ada yang menjawab pertanyaan gue dengan soundtrack-soundtrack lawas seperti On my way-Phil Collins (Brother Bear), Part of your world-Jessica Simpsons (little Mermaid), dan Bring me to life-Evanescence (Daredevil). Gue coba denger satu-satu rekemondasi mereka, termasuk Decode-Paramore (Twilight) yang saat itu juga ada direkomendasikan.

Itu pertama kalinya gue mengetahui ada band bernama Paramore. Kesan pertama gue ketika mendengar lagunya, Nothing special. Biasa saja. Musikalitasnya sih bagus, tapi tetap aja gue kurang suka. Satu-satunya alasan gue meletakan lagu itu di playlist handphone adalah karena vokalisnya cewek. Gue memang sangat tertarik dengan vokalis band rock cewek. (laugh :p) Include, Do as infinity dan The letterblack.

Di kemudian hari, gue membaca artikel sebuah majalah tentang interview widy “Vierra”. Di artikel itu, Widy bercerita tentang vokalis favoritnya, selain Oliver Sykes (Bring me the Horizon), Onad (Killing me Inside), Gabe Saporta (Cobra Starship), ada juga nama Hayley Williams, yang merupakan vokalis Paramore. Berikut komentar Widy mengenai vokalis Paramore itu.

“Biarpun cewek, Hayley nggak kalah enerjiknya kalo udah nyanyi di atas panggung. Apalagi dia bisa nyanyi sambil Head bang! Setau aku itu susah banget dilakuin.”

Dan di majalah Hai yang rutin gue baca tiap minggu, seringkali gue temui artikel mengenai Paramore, dimana penulis artikel itu kelihatan sekali memuja-muja Hayley Williams. Hmm, penasaran gue pun coba lihat video decode-nya Paramore di youtube (Ya, cuma itu lagu paramore yang gue tahu). Videonya masih biasa saja, tapi gue sempat ngelihat Hayley head bang, dan memang beneran keren. Pandangan gue terhadap band ini mulai berubah. Di kala senggang gue sering mutar lagunya, dan efektif. Tiap bangun tidur, lagu decode bergema terus di kepala gue.

Salah satu edisi majalah Hai yang membahas PARAMORE
Di lain kesempatan, gue coba mendownload lebih banyak lagu dari band ini. Di 4shared, dua urutan teratas ketika gue ketikan keyword “Paramore” adalah lagu yang berjudul “My Heart” dan “Adore”, selain decode juga tentunya. Gue coba dengar lagu itu, dan langsung suka dengan yang judulnya My Heart. Malah lagu ini sempat jadi lagu wajibnya bulan maret.

Setelah era “My Heart”, gue pun hunting lagi video-videonya. Gue menemukan, video Ignorance, Crushcrush, Emergency, dan Pressure. Dan perform Hayley di video Ignorance membuat Paramore jadi salah satu band favorit gue. Dan videonya gue konversi ke format mp4 agar bisa ditonton di handphone. Setiap saat.
 
Puncaknya ketika gue direkomendasikan oleh junior di kampus untuk mendengar lagu Paramore yang Judulnya “Misery Bussines.” Ketika mendengar lagu itu, ya, gue langsung mengakui kalo Paramore merupakan band yang sangat sangat bagus. Dan setelah mendengar lagu ini pula, gue jadi terdorong mendownload semua lagunya, baik yang berupa album biasa, maupun album live, seperti The Final Riot.

Dari semua lagu yang udah gue download dan dengar, inilah top sepuluh lagu Paramore menurut gue. Penilaian tidak hanya berdasarkan musikalitas, tapi juga berdasarkan keenerjikan perform Hayley di promotion video, lengkingan suara dan teriakan Hayley, juga kemampuan lagu itu untuk membuat gue suka ketika mendengarnya untuk pertama kali. Let’s check this out.


Jangan ngaku suka Paramore sebelum mendengarkan lagu ini. Musiknya bagus, lagunya powerfull dan walaupun berdandan menor di videonya, Hayley tetap lincah dan enak dilihat.


Di lagu ini, suara Hayley benar-benar natural. Tanpa efek-efek rekaman jadinya terdengar serak-serak seksi (wink ;p). Plus atmosfir diatas gedung dengan alunan gitar akustik, menjadikan videonya benar-benar enak dilihat dan didengar.


Ini lagu yang langsung gue suka ketika pertama kali dengar. Bertempo tinggi. Vokal Hayley terdengar maximal. Di videonya, Hayley berdandan feminim dengan rambut blonde. Kerennya, walaupun tampil feminim, Hayley tetap powerful. Mungkin, di video ini Hayley kelihatan paling cantik di mata gue. Haha.



Soft Rock. Dan kadang gue butuh lagu-lagu jenis ini untuk jadi mellow tanpa harus lembek. Tapi jangan salah, biarpun soft, di akhir lagunya tetap ada scream-scream ala Bring me the Horizon. Toh, tetap itu tidak mengurangi penilaian gue terhadap lagu ini.


Lagu ini setipe dengan brick by boring brick. Hit at the first. Dan videonya juga menampilkan para member Paramore ketika tur keliling Dunia. Di video ini juga bisa melihat Hayley dengan bermacam-macam penampilan. Gara-gara itu, Lagu ini menjadi lagu yang lebih sering gue tonton daripada gue denger.







Kesimpulannya, Hayley adalah salah satu favorit gue. Hayley itu keren. Apalagi jika mau mengangkat gue sebagai adek. Mbuhuhu.