Showing posts with label inspiratif. Show all posts
Showing posts with label inspiratif. Show all posts

Monday, November 29, 2010

3rd Mood Healer

Di entry-entry blog gue sebelumnya, gue pernah mengatakan bahwa selain senyuman cewek manis (seperti senyuman Rachel Weisz atau Vj franda), ada beberapa hal lagi yang bisa memperbaiki mood gue, yang biar kedengeran keren, gue sebut dengan istilah Mood healer. Musik, adalah mood healer pertama yang gue kenal. Ini menjelaskan kenapa gue suka genre musik pop rock. Pop rock yang bersemangat adalah salah satu kunci dalam mereparasi suasana hati gue yang gampang kacau gara-gara sering telat bangun atau dicuekin cewek (haha ketawa miris lagi deh). Yang kedua, adalah kemenangan Arsenal. Gue masih ingat efek ketika Arsenal menang melawan Aston Villa sabtu malam kemarin, gue semalaman nyengir terus padahal lagi capek-capeknya. Dan berlawanan dengan itu, kekalahan Arsenal atas Totenham di kandang sendiri seminggu yang lalu, malah membuat gue ga bergairah melakukan apa-apa (sehabis pertandingan asli gue langsung tidur saking kesalnya).

Mood healer yang ketiga, yang baru gue sadari efeknya beru-baru ini, adalah Quotes. Yap, quote-quote bagus selalu membantu gue untuk memperbaiki suasana hati bilamana gue mengalami kejadian yang memaksa perasaan gue untuk kacau. Contohnya seperti ini (berdasarkan pengalaman pribadi)

Gue saat itu sedang online di facebook dan melihat “dia” diantara chat list gue. Tanpa prasangka yang buruk, gue pun langsung nge-chat.
Gue tulis kata seperti ini
“hai, ****”
Gue menekan enter, dan kurang dari dua detik muncul balasan, dari facebook.
**** telah offline dan meninggalkan percakapan.

Apa yang ada di pikiran gue setelah itu bukanlah hal yang baik. Gue mengumpat-umpat. Untunglah gue punya sidebar (google sidebar) di desktop komputer yang menampilkan quote secara random.

For every minute you are angry you lose sixty seconds of happiness

Kata-kata sederhana itu menghindarkan gue dari keinginan untuk meninju layar komputer. Yah, marah-marah hanya akan membuat kebahagiaan gue (yang cuma sedikit) akan hilang. Mood gue perlahan ditenangkan, hanya saja, gue masih ragu apakah memang “sabar” yang seharusnya dilakukan. Bukankah menahan emosi itu tidak baik, sekalipun kehilangan 60 detik kebahagiaan adalah taruhannya. Mengapa gue harus diam saja setelah diperlakukan seperti itu untuk yang kesekian kalinya (ya, kejadian diatas itu bukan yang pertama). Gue pun mencoba menyelamatkan diri dengan mengobrak-abrik kumpulan quotes di sidebar google gue, dan menemukan quotes yang bagus.

The true measure of a man is how he treats someone who can do him absolutely no good.

Atas nama lelaki kedewasaan (preet), gue pun melupakan kejadian menyebalkan itu. Ga tahu kenapa pikiran dan perasaan gue terlalu gampang untuk disugesti oleh kata-kata. Lihat itu, ukuran seorang lelaki itu bisa diukur dari bagaimana ia memperlakukan seseorang yang berlaku tidak baik kepadanya. Secara tidak langsung itu menyatakan bahwa tidak membalas perlakuan kurang baik orang kepada kita adalah bukti kedewasaan. Nah, karena gue ga membalas orang yang menyebalkan itu, berarti gue Dewasa dong (mendadak senang). :p

Dalam sebulan terakhir, inilah 10 besar quotes favorit gue. Yang sangat berperan dalam mengubah mood gue ketika putus asa maupun ketika bingung. Check tis out tzahhh!

1.At first dreams seem impossible, then improbable, then inevitable

2.Don’t say you don’t have enough time. You have exactly the same number of hours per day that were given to Bill Gates, Hellen Keller, Pasteur, Michelangelo, Leonardo Da Vinci, Mark Zuckenberg, and Albert Einstein.

3.We could all take a lesson from crayons : some are sharp, some are beautiful, some have weird names, and all are different colors, but they still learn to live in the same box.

4.Avoiding problems you need to face is avoiding the life you need to live.

5.Sometimes you just can’t open up to someone. Not because you don’t trust them. But because once you tell someone how you feel inside, you’re giving them permission to hurt you.

6.You can close your eyes to things you don’t want to see. But you can’t close your heart to the things you don’t won’t to feel.

7.Forget about the people in your past, they didn’t make it to your future for a reason

8.There are things that we don’t want to happen but have to accept, things we don’t want to know but have learn.

9.If you don’t design your own life plan, chances are you’ll fall into someone else’s plan. And guess what they have planned for you? Not much.

10.The trouble with not having a goal is that you can spend your life running up and down the field and never score.

Wednesday, July 7, 2010

A Phrase from Angel

Memang agak aneh, tapi perkenalkan sajalah, saya Raqib, malaikat pencatat amal baik yang saat ini sedang bingung karena catatan kebaikan yang saya miliki makin sedikit dibandingkan kemarin. Cuma dua baris goresan amal. Ini jelas kurang menggembirakan, karena tadi saya baru saja melihat Atid, malaikat pencatat amal buruk, lagi sibuk mencari buku catatan baru. Penyebabnya tentu saja, buku catatan yang lama sudah tidak cukup untuk memuat catatan buruk berikutnya dari Fauzi, si manusia rambut superacak ini.

Saya sendiri, walaupun tidak punya hak, kadang-kadang mencoba mengingatkan Fauzi agar selalu berbuat baik dan berbuat yang semestinya. Tentu hasilnya nihil, toh kami diciptakan bukan untuk mengingatkan manusia yang (kebanyakan) tuli secara batiniah. Kapasitas kami hanya sebagai pencatat amal manusia, mengkalkulasikannya, kemudian membuat semacam laporan pertanggungjawaban. Ada presentasinya juga, tapi masih lama. Itu nanti setelah hari kiamat. Yang pasti bukan tahun 2012. Ide gila dari mana yang bilang tahun 2012 itu kiamat? Kasian donk si Fauzi, tahun segitu dia belon kawin. Lagipula, jika sampai hari itu tiba, sedangkan si Fauzi hanya punya sedikit catatan baik bisa gawat, dia tidak akan bertemu surga dan mewujudkan banyak khayalan “aneh” masa kecilnya disana. Untuk hari ini saja, catatan baiknya cuma dua hal sepele seperti ini:

-Shalat subuh.

-Nonton bola Spanyol vs Jerman tanpa taruhan (untung saja, karena si Fauzi itu fans beratnya Jerman yang tadi malam kalah dramatis T.T, bisa rugi kalo taruhan terus "megang" Jerman)

Bandingkan dengan catatan amal buruk Fauzi hasil kerja Atid.

-Setelah shalat subuh, bangun pukul 06.30, padahal ada janji lari pagi jam 06.00. Ada sekitar 12 panggilan tak terjawab di Hp, dan ada satu pesan marah-marah. Dijawab santai, “besok aja ya bro.” kemudian tidur lagi.
(Mengecewakan orang lain)

-Ada kabar kalo Liburan ditunda jadi besok pagi, marah-marah dengan melempar buku-buku ke dinding. Ketika ditanya “Apa itu zi?” dijawab dengan “Tikus!”
(Berbohong)

-Melihat stok teh habis dan dengan sendirinya misuh-misuh sambil ngasi penjelasan ke orang tua kalo minum teh di pagi hari itu bagus buat kesehatan. Mendengar penjelasan yang dibilang dapat dari jurnal terpercaya, orang tua pun nyerah dan nyuruh dia buat beli teh. Karena tokonya jauh, dia jadi males dan bilang “besok aja deh, besok aja deh jadi lebih sehatnya.”.
(Malas)

-Buka blog orang secara random via technorati dan mengirim spam (komentar ga nyambung) yang isinya, mau lihat video panas Ariel yang lain, buka janjibesar.blogspot.com. Semata-mata agar unique visitor dan hits bertambah.
(Promosi ga benar)

-Nelpon temen ngajak maen badminton, terus temen bilang lagi jalan ma pacar. Dijawab sebel “Kawin aja kalian.”
(Ga bisa mengendalikan kata-kata)

-Merayu adik yang baru lulus masuk SMA unggulan agar minta dibeliin HP baru, harus merk Sony ericsson, supaya earphone dan kabel usb nya kelak bisa dipinjem.
(Bersikap licik)

-Baru sadar kalo di remove oleh seseorang di fesbuk. Marah-marah ga jelas. Dan melampiaskan kekesalan dengan menulis lebih dari dua halaman yang isinya tentang kekesalan terhadap orang yang bersangkutan, pengen segera di publish, tetapi karena pas dibaca ulang kesannya kurang dramatis, jadinya di pending dulu. Mesti ditambahi efek-efek mengenaskan dan menusuk. Penelusuran literatur dan korespondensi rasanya dia perlukan untuk membuktikan bahwa “kegiatan” me-REMOVE teman yang GA merasa salah apa-apa itu tidak dibenarkan dalam pergaulan.
(menyikapi sesuatu secara berlebihan)

See, daftar ke badungan yang lumayan panjang untuk pagi ini saja (rentang pukul 3 pagi sampai pukul sebelas siang). Dan walaupun masih merupakan kebandelan yang kecil tetapi tetap saja “bandel” itu berbahaya. Bandel dan iseng yang kecil itu ibarat bola salju yang makin menggelinding makin besar. Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika kegiatan badung seperti itu diganti dengan kegiatan yang lebih produktif, membaca buku-buku bagus, belajar desain, ngulik computer, atau yang lain yang bermanfaat. Toh liburan bukan berarti tidur berlebihan seperti beruang.

Sekarang kan lagi awal bulan Juli, gampang saja kalau mau berubah dan menambah pekerjaan saya mencatat yang baik-baik (saya suka kerja, tentu saja), tinggal lakukan hal yang berlawanan dengan daftar Atid, dan everything will be better!

Toh saya juga menulis di space ini bukan hanya sekedar nampang doang. Anggap saja ini sebagai sebuah reminder, yang jika suatu saat dibaca oleh si empunya Blog, dia akan sadar dan mulai berpikir, “ga boleh begini terus!”

Sunday, June 20, 2010

Wait for my mark

Gue menghabiskan sebagian besar satnite tadi malam untuk membaca buku berjudul Eneagram. For your info, Eneagram adalah studi tentang Sembilan tipe dasar manusia. Studi ini memberi penjelasan mengapa perilaku kita seperti ini dan memberi pengarahan tertentu bagi pertumbuhan seseorang. Eneagram merupakan sarana penting untuk mengembangkan hubungan dengan keluarga dan teman. Eneagram membagi tipe kepribadian manusia menjadi Sembilan : Perfeksionis, Penolong, Pengejar prestasi, Romantis/Sensitive, Pengamat, Pencemas, Petualang, Pejuang, dan Pendamai.

Gue yang lagi was-was menunggu nilai blok 8 keluar pun mencari cara untuk mengatasi kecemasan gue dengan menggunakan Eneagram ini. Caranya dengan mengenali gue berada di tipe mana, dan berusaha menutupi ssisi negative kepribadian gue dengan sisi positif  tipe kepribadian lain.
Pada Ujian blok 8 kemaren, gue melakukan persiapan seadanya sehingga gue tidak terlalu yakin untuk mendapatkan nilai yang baik. Dibawah ini adalah pemikiran masing-masing tipe dalam menghadapi situasi seperti gue saat ini.
Tipe 1: Perfeksionis
Aku harus lulus. Aku telah belajar dan aku harus mendapatkan nilai yang bagus.
Tipe 2: Penolong
Aku berharap nilaiku dan nilai teman-temanku bagus. Alangkah asyiknya jika semuanya lulus dengan nilai yang memuaskan.
Tipe 3: Pengejar Prestasi
Memalukan jika aku tidak lulus. Aku tidak bisa menerima hal-hal seperti itu.
Tipe 4: Romantis/Semsitive
Aku belajar seadanya. Bagiku itu belum cukup. Mungkin aku akan gagal. Kemungkinan aku mendapat nilai yang bagus itu sama kecilnya dengan usahaku untuk belajar.
Tipe 5: Pengamat
Jika aku gagal, mungkin aku harus merubah cara belajarku. Aku akan mempelajari ulang bagaimana aku belajar.
Tipe 6: Pencemas
Memikirkan nilai membuat aku susah tidur akhir-akhir ini. Secara personal aku ragu bisa mendapatkan nilai yang bagus, walau aku sangat mengharapkannya.
Tipe 7: Petualang
Lulus itu bagus. Aku tidak perlu repot-repot mengikuti ujian ulangan. Tetapi jika gagal, memangnya kenapa? Semua tokoh-tokoh hebat dunia juga pasti pernah gagal dalam hidupnya, Abraham Lincoln, Thomas Alva Edison, Diego Maradona, kenapa aku harus takut gagal. Anggap saja Ujian ulangan itu sebagai tantangan. Dan bagiku semua tantangan itu menarik.
Tipe 8: Pejuang
Aku berharap lulus dan mendapatkan nilai yang baik. Apa reaksiku jika gagal? Aku akan berjuang keras di ujian ulangan. Mengeluh adalah tindakan terlarang.
Tipe 9: Pendamai
Apapun hasilnya, aku terima. Paling tidak, aku bisa mengetahui kemampuanku saat ini. Dengan demikian, aku tahu mulai dari mana untuk mengevaluasi diri.

Gue sendiri merupakan campuran antara tipe 4, 6, dan 9. Disatu sisi gue menyadari usaha gue pada ujian blok 8 belum maximal, tetapi gue tetap aja harap-harap cemas untuk mendapatkan nilai yang bagus dan lulus. Selain itu, gue juga udah menyiapkan mental untuk menerima apapun hasil ujiannya. Bukankah kita bisa belajar lebih cepat dari kegagalan?
Ya, gue butuh sisi positif tipe 9, yaitu berbesar hati untuk menerima apapun hasil yang akan gue dapat, dan membuang jauh-jauh sisi negative tipe 4, yaitu sikap pesimis yang luar biasa.
Satu lagi, gue sangat menginginkan punya kepribadian tipe 8. Gue butuh kepribadian seperti itu untuk mendekati “Liliput pertama”. Hmppf.. Pejuang cinta. Terdengar culun. Haha.

Sunday, June 13, 2010

Kata-kata bijak Om-om


Dua minggu yang lalu, gue sedang asyik melakukan ritual akhir pekan, yaitu (numpang) baca di toko buku. Gue berada di rak komik, bersama orang-orang yang suka baca gratisan sibuk mengobrak-abrik komik dengan penuh gairah.

Di depan gue, ada remaja seumuran ketawa ngakak. Gue jadi ga konsen baca gratis. Gue pun mengambil lima komik, kemudian beranjak pergi ke rak buku-buku kedokteran. Biasanya di bagian ini sepi, gue jadi bisa membaca dengan tenang.

Tak lama kemudian, seorang bapak berumur sekitar empat puluhan berdiri di samping gue, rambutnya keriting, sedikit botak, dengan bulu idung keluar-keluar. Dia mengenakan kemeja biru dengan celana coklat pudar. Gue perhatiin, dia sibuk mengamati buku-buku “pendidikan seks remaja”, “mengatasi problema seksual”, “meditasi sex”, “Reproduksi trenggiling”, dan “buku-buku bertema seksualitas” di samping gue. Persis disebelah rak kedokteran itu adalah rak Pendidikan.

Dalam hati gue berpikir “dasar om-om mesum”

Merasa diperhatiin terus, dia noleh kearah gue. Salah tingkah, gue pun mencoba tersenyum. Dia mandangin gue bentar. Kemudian ikutan tersenyum. Seperti adegan bolywood.

“Lagi baca apa?” tanyanya.

“Oh ini.” Gue nunjukin komik yang gue baca. The quitter. Agak-agak canggung.

“Masih SMA ya?” tanyanya.

‘Ngg, nggak, udah kuliah.”

Dia mengerutkan kening, kemudian memandang gue dengan tatapan aneh. “Oh, “ katanya. 

“Kuliah di mana?”

“USU.” Gue jawab.

“Jurusan?”


:Kedokteran gigi!" Gue jawab bangga.
Dia menurunkan kacamatanya. Memberi gue tatapan tak percaya.

“Ow, kenapa ga masuk kedokteran umum?”

“Hehe” gue nyengir. “Ga lulus!”

“Kalo di FK kamu bakal ketemu saya?”

Oh, ternyata dia dosen FK.Serius nih. Gag nyangka. Jangan-jangan dosen psikiatri.

“Bapak dosen?” Tanya gue. Dia tidak mengangguk, tidak juga menggeleng. Tapi melihat senyum angkuh di wajahnya, gue langsung tahu.

“Dosen mata kuliah apa?” Tanya gue lagi. Ga jadi baca komik.

“Oh, saya di di mata kuliah kesehatan reproduksi dan organ sexual?”

Gue berpikir keras. Dalam hati bertanya. Emang ada ya?

“wow, mantap!” gue jawab ngasal. Pengen nanya juga kenapa sih ayam kawinnya bentar. Hehe. 

Yang jelas gue ga jadi konsen baca. Mau ninggalin dia, gue takut aja di cap ga sopan. Apalagi ntar di blok 9 gue juga masih sering praktikum di FK, kalo sempat jumpa lagi kan ga enak ntar.

“Bukannya sekarang kalian lagi ujian?” tanyanya.

“Oh iya, bentar lagi.” Gue jawab. Menutup komik yang lagi gue baca. 

“Terus kenapa baca komik. Ga belajar?”

“Nggg,..” gue cengengesan. 

“Kalau anak kedokteran itu, mesti banyak baca.” Katanya. “Kuliah di kedokteran itu gag bisa santai lo.”

Gue dalam hati sih mengiyakan kata-kata ni om-om, tapi tetep aja, hasrat untuk main-main itu lebih besar. Dan mumpung masih muda, puas-puasin aja dulu (huhu, jangan dicontoh). Ketika pulang ke rumah, gue memutuskan untuk mulai belajar. Kata-kata bijak om-om tadi terus terngiang-ngiang dalam pikiran gue. Akan gue buktikan kalo gue itu serius dan ga akan santai lagi. Gue mengambil buku “Anatomy & physiology for beginner”, mulai membaca halaman pertama. Dijejali istilah-istilah dewa seperti dienchepalon, rombenchepalon, kepalabalon, dan lain-lain. Gue pun sukses ketiduran. 

Ketika bangun keesokan harinya, gue kembali mengalami siklus seperti biasa, datang kekampus telat, melamun ketika dosen ngajar, ngerjain tugas diakhir-akhir, makan makanan berlemak, dan tidur lebih dari Sembilan jam. Dengan kata lain, bertingkah seperti orang idiot.
Dua minggu berlalu, saat ujian blok, gue mimisan dari kuping tiga hari berturut-turut.

Ga bisa jawab soal.

Teringat Holy Water agreement, dan rasanya konyol kalo gue berharap menang.
Apakah keajaiban akan berpihak pada orang-orang yang santai? Jawabannya ada di daftar nilai blok 8 yang akan keluar, ngg, ga tau kapan.
Jika lo orang-orang yang santai, silahkan dukung saya. Mari kita adakan dzikir akbar. Wuhehehe.

Keep reading on this space!

Sunday, May 30, 2010

Should be like this!

Kembali ke realita kehidupan. Gue seakan-akan baru terbangun dari tidur panjang ketika menyadari ujian blok kurang lebih tinggal seminggu lagi. Mengapa waktu berjalan begitu cepat? Selama 4 minggu blok 8 ini gue ngapain aja sampe ga sadar waktu ujian udah dekat?. Apakah gue ditelan rutinitas kampus yang padat? Jelas jawabnya, ENGGAK. Yang ada gue kebanyakan MAIN.Huhu. T.T
Terlambat untuk menangis kawan. Sekarang saatnya bangun dan memikirkan solusi. Seharian gue mikir dan akhirnya nemu dua kegiatan yang akan gue lakukan untuk menghadapi ujian blok 8 “aerodinamis” mendatang.

1.Puasa Main-main.
Inilah terobosan terbaru gue. Puasa dari segala kegiatan main-main. Termasuk mainin upil sendiri. Berikut ini adalah daftar kegiatan main-main, yang harus gue hindari di masa-masa pra-exam.

a.Bermain pro evolution soccer.
Gue biasanya main game ini ampe pagi. Kalo libur, gue bakal main seharian ampe laptop gue mendidih. Laptop gue udah bisa deh jadi pengganti microwave. Jadi kalo misalnya gue main game begadang ampe pagi, terus mau kuliah tapi sarapan belon dibuat, yaudah, tinggal taro telor jadi deh tuh mata sapi rasa litium. Haha, parah nih.
Kalo gue ga main ni game, jelas waktu belajar gue pasti lebih banyak.



b.Baca komik lanjutan “Pluto”
Setelah sukses menjalani blok 8 ini dengan dua puluh empat jilid komik “20th century boys”, gue pun nyari komik baru buat dibaca lagi. Dan pilihan gue jatuh ke “Pluto”. Gue udah baca satu volume, dan pengen lanjut. Berhubung sebentar lagi ujian, dan gue sedang ingin melakukan rencana “Puasa main-main” maka, mulai hari ini, sampe selesai ujian, dilarang baca “Pluto”. Ga hanya Pluto, komik lain juga dilarang.
Dengan begitu waktu belajar gue otomatis lebih banyak.


c.Dengerin musik berlebihan.
Berkat pinjaman headset dari Ade, musik jadi ga pernah berhenti berputar ditelinga gue. Gue bisa menghabiskan waktu lebih dari tiga jam untuk bengong sambil dengerin musik. Plus ditambah khayalan-khayalan gue menyanyi diatas panggung gede. Wuahh.
Segala yang berlebihan itu tidak baik. Oleh sebab itu, gue bakal puasa dari kegiatan dengerin musik yang berlebihan.
Otomatis, waktu yang gue punya untuk belajar jadi bertambah.

2.23th Alone boy Project.

Untuk sementara gue libur dulu dari kegiatan tulis menulis. Ujian udah didepan mata. Tapi biar otak gue ga beku, gue berencana buat serial cerita di facebook. (mumpung tren fb belum redup). Judulnya 23th alone boy. Nah, diwaktu dua seminggu pra-exam ini tugas gue Cuma observasi, penentuan karakter, plus memikirkan plotnya. Ceritanya sendiri bakal gue tulis libur semester ini.

Dengan berkurangnya kegiatan menulis gue seminggu kedepan, waktu belajar gue pun makin lapang.
*Doain gue rajin belajar biar ujiannya bisa gue selesain dengan mudah yo.
Sampai jumpa seminggu kedepan. Pesan gue : “cacingan? Masi zaman? :P”
Daaaa………!!!!!!!!!!

Thursday, May 13, 2010

Holy Water Agreement!


Belajar di blok 8, gue nyaris ogah-ogahan. Jiwa gue sepenuhnya udah diambil alih oleh setan setan banci. Mengantisipasi hal itu, gue pun membuat suatu taruhan bareng temen-temen gue. Gue namain taruhan itu Holy-water-agreement. Pesertanya tiga orang hingga saat ini, bagi yang mau ikutan gabung, silahkan saja, lebih banyak peserta bakal lebih seru. Peraturannya sederhana, siapa saja diantara kami yang nilai ujian blok 8 nya paling rendah, wajib mentraktir makan peserta lainnya sampe KENYANG di buffet holy water/grand duck king Cambridge.. Nah, karena dua peserta lainnya adalah anak kos, maka mereka pasti tahu beratnya budget yang mesti disediain. Apalagi gue makannya rakus haha.
Rajin-rajinlah belajar biar ga bokek.
Berikut ini isi perjanjian kami:

HOLY WATER AGREEMENT

Mengingat motivasi belajar kami yang makin lama makin menurun, dan kurangnya stimulus yang membuat adrenalin kami bekerja untuk mendapatkan nilai yang lebih baik dari sebelumnya, maka, kami, (Fauzi, Rezi, dan Ridwan), dengan ini memutuskan mengikat diri dalam perjanjian air suci.
Perjanjian ini berisi hal sebagai berikut:



  1. Siapapun diantara kami bertiga yang mendapat nilai terendah di ujian blok 8, wajib mentraktir dua orang lainnya di Buffet holly water atau restaurant The Grand Duck King.




  2. Siapapun diantara kami bertiga yang mendapat nilai tertinggi di ujian blok 8, boleh memesan menu terMAHAL, dan semua biayanya ditanggung oleh peserta yang mendapat nilai terendah.

Adapun tujuan dari perjanjian ini, selain sebagai suatu kesempatan untuk makan enak, juga sebagai tindak lanjut atas kurang maximalnya hasil ujian kami di beberapa blok terakhir.
Demikianlah perjanjian ini dibuat untuk dijalankan dengan sepenuh hati.

Tertanda
M.Fauzi Hyuuga

(             )


Rezi Gustiadi 

(             )


M.Ridwan Muchlis


(                              )





Jujur, gue sendiri, agak ngeri dengan isi perjanjian no 2. Asal tahu aja nih, diatara kami bertiga, gue tuh yang paling ga jelas. Yang ada di kepala gue cuma, liliput pertama, liliput pertama, dan liliput pertama. Gue sepertinya menyeret diri sendiri ke dalam bahaya. Apalagi ketika gue melihat dompet, gue cuma menemukan beberpa recehan dengan nilai tak lebih dari lima ribu perak.
Haha, selain banyak-banyak doa, ada dua hal lagi yang bisa gue lakuin sekarang. Yang pertama adalah belajar keras, yang kedua adalah nabung uang jajan.
Ikuti perkembangannya ya. ^_^
Apapun caranya, asal tujuannya baik. Sah-sah aja kok. Lakukanlah sesuatu yang berarti dengan cara yang beda. Sebagai penutup, nih ada kata-kata mutiara dari Napoleon Hill:
“Dunia ini mempunyai kebiasaan untuk menyediakan ruang lebih luas bagi orang yang kata-kata dan tindakannya menunjukan bahwa dia tahu kemana ia akan melangkah pergi.”

Metamorpostpone

Pada awalnya, blog ini gue buat hanya sekedar untuk melihat metamorfosa gue dari seorang remaja dekil, ga dipeduliin cewek, dan asal-asalan, menjadi seorang remaja yang lebih baik, juga untuk menepati janji yang udah gue ucapkan kepada seseorang (lebih jelasnya bisa dibaca disini.)
Dua tahun udah berlalu, blog ini malah jadi tempat curhat habis-habisan. Hehe maklum anak muda, (gag nyambung emang). Satu yang menjadi pertanyaan, apakah sekarang gue udah ga dekil dan ga lagi dicuekin cewek-cewek? Gue ga tahu pasti,. Yang jelas sampai sejauh ini, sms gue tetap ga dibalas, atau kalaupun dibalas, pasti singkat sekali. Gue ada baca majalah, katanya cewek kalo ga suka ma cowok tu, pasti ga ngasi harapan dengan ngebalas sms yang lagi ditujuin ke dia. Gue manggut-manggut sok ngerti. Untung gue cowok, jadinya bisa lebih tegar menghadapi kenyataan. (emang ada hubungannya gitu?)
Pokoknya jangan nyerah. Ditolak juga biarin aja deh, udah sering kok. (miris nih hehe)
Sebagai laki-laki harus berani memperjuangkan perasaan. Seperti apa yang dikatakan oleh Younha (penyanyi favorit gue):
“walau kita tahu kemungkinan cinta kita ditolak sangat besar, kita tetap harus maju untuk merubah kemungkinan itu.’
Ngerti ga maksudnya? Ga ngerti? Minum cerebrofit excel atau autan rasa jeruk.

2
Selasa lalu, pas kuliah fisiologi, dosen gue cerita tentang hormon feromone. Tuh kan bener dugaan gue. Feromone itu beneran ada. Malah kata dosennya, feromone udah dijual di medan. Mantap gan. Wah, dijual dimana ya. Gue mau pake ni, buat ngedeketin ibu kantin (biar ga bayar makan) huehehehe.
Sampai jumpa di entry berikutnya, gue mau buka celengan dulu buat beli feromone. Hi! Hi! Hi!